+ -

Pages

Selasa, 24 April 2012

Merokok Merusak Masa Depan (Trik Jitu berhenti Merokok)



Seminggu yang lalu saya pergi Kota Semarang naik angkutan umum yaitu bus karena motor saya kebetulan dalam keadaan tidak memungkinkan untuk dipakai berpergian jauh. Ada peristiwa yang sempat membuat saya tersontak. Kala itu, seorang anak remaja memakai seragam sekolah duduk didekat saya, di antara jari telunjuk dan jari tengahnya terjepit sebatang rokok berwarna putih. Dengan gagahnya menghisap rokoknya dan menghembuskan asap berbentuk lingkaran dari mulutnya.Tak terdengar suara batuk yang biasanya menyerang para perokok pemula,pertanda bahwa merokok bukanlah hal yang baru baginya tengah menyalakan sebatang rokok, terlihat nikmat dan mengabaikan penumpang lainnya. Selang beberapa menit, ada pria paruh baya yang usianya jauh lebih tua dari Si Perokok. Sesekali melihatku yang sedang bingung mencari cara supaya asap rokok tak terhirup.

            “Maaf, Dek. Ini ada penumpang yang sedang hamil. Bisa minta tolong dimatikan rokoknya gak?”  Kata bapak yang duduk bangku depan.
            Si Perokok yang masih berumur belasan itu diam seribu bahasa, sembari ‘mempermainkan’ kepulan asap rokok yang ia hirup.
            “Heh, Pak. Apa urusan bapak, ini hak saya tho, kalau nggak suka dengan asap rokok, turun saja!”  Si Perokok  membangkang dengan nada tinggi.

            Saya dan beberapa penumpang lain yang tidak suka dengan kepulan rokok, menatap sinis, padahal  tertempel  jelas di jendela dekat dengan Si Perokok stiker yang bertuliskan “DILARANG MEROKOK DALAM ANGKUTAN UMUM. APABILA KEDAPATAN MEROKOK DAPAT DIKENAI PIDANA KURUNGAN 6 BULAN, ATAU DENDA SEBANYAK-BANYAKNYA RP.50,000,000”.

Fenomena merokok memang hal yang sudah biasa  di depan kita. Di Negara kita,hampir setiap saat kita akan melihat asap rokok yang keluar dengan hembusan yang indah dari para penghisapnya. Di jalan,di terminal,di kantor,di sekolah,di pasar,bahkan di rumah-rumah. Rokok memang menjadi budaya baru bagi negara kita. Sebuah hal yang buruk, namun dilaksanakan berulang-ulang akan dianggap baik oleh masyarakat begitu salah satu kaedah hidup yang ditetapkan oleh para pakar filosofi. Nyaris hari ini rokok tidak dianggap sebagai hal yang tabu.Bahkan setelah dua lembaga Islam di Indonesia turun tangan lewat Fatwa haram rokoknya,penjualan rokok malah semakin meningkat.

Kapan seseorang mulai merokok ? pertanyaan ini seringkali muncul dalam benak kita. Ada orang yang menjawab sejak kuliah, ada yang menjawab setelah mulai mendapatkan penghasilan dan yang lebih gawat ada menjawab sejak kecil. Saya sendiri dulu pernah hidup di lingkungan yang rata-rata masyarakatnya adalah perokok. Mirisnya,anak-anak kecil ditempat saya pun banyak yang merokok , padahal usianya baru belasan tahun.

Saya juga sebenarnya bisa dibilang mantan perokok. Hampir segala jenis rokok berbagai merek telah saya coba. Mulai dari rokok yang dibuat dari daun nira, rokok kretek, sampai cerutu sebesar ibu jari tangan pun sudah pernah saya coba. Mungkin hanya Ganja yang belum pernah saya hisap. Dan sekarang sudah hampir dua bulan saya meninggalkan kebiasaan merokok. Sebuah kebiasaan yang telah saya lakoni sejak berada di bangku pendidikan kelas satu SMP. Jadi bisa dibilang saya lumayan paham dengan rokok dan para penghisapnya.

“Kalau tidak merokok sehari saja, kepala saya pusing, nafsu makan kurang, mulut terasa asam sekali, perut mual, bahkan stress”  pengalaman saya.

Rokok adalah produk yang berbahaya & adiktif (menimbulkan ketergantungan) karena didalam rokok terdapat 4000 bahan kimia berbahaya yang  69 diantaranya merupakan zat karsinogenik (dapat menimbulkan kanker). Zat-zat berbahaya yang terkandung didalam rokok antara lain : tar, karbon monoksida, sianida, arsen, formalin, nitrosamine dll. Saya yakin semua orang tahu tentang bahaya rokok ( bisa dibaca di kemasan rokok ). Namun, saat ini rokok malah jadi “OBAT” bagi beberapa remaja yang sedang pusing, galau, atau kurang konsentrasi. Sebenarnya, kandungan nikotin-lah yang terdapat pada sebatang rokok memicu kecandungan.

Para penghisap rokok pun sebenarnya sadar bahwa rokok itu membahayakan tubuhnya tetapi untuk melepaskannya sangatlah sulit. Saya tidak setuju kalau beberapa orang yang tidak merokok berkata bahwa cukup dengan niat saja untuk menghentikan rokok. Mereka yang belum pernah merokok tidak akan memahami betapa beratnya melepaskan diri dari cengkeraman rokok yang dialami oleh penghisapnya.  Untuk remaja, pengaruh pergaulan teman sebaya juga turut menjadi andil untuk pertumbuhan perokok baru. Terkadang remaja menjadi perokok pemula karena adanya desakan dari teman-teman mereka untuk dapat diterima dalam pergaulan ataupun supaya dapat dipandang lebih keren oleh lawan jenisnya. Para remaja tersebut tentu belum mengerti benar mengenai bahaya yang dapat disebabkan oleh rokok ataupun penyakit yang dapat timbul karena rokok. Jadi, janganlah sekali-kali mencoba menghisap rokok...!!!

  • Ada beberapa tips dari saya untuk menghentikan rokok :


1. Berniatlah yang kuat untuk berhenti merokok. Jangan hanya di mulut, tapi harus dari dalam lubuk hati yang paling terdalam. (aL4y dikit... hehehe...).

2. Jauhilah komunitas yang disitu ada rokoknya. Pilih berteman dengan orang yang tidak merokok. Niat yang kuat saja belum cukup untuk menghentikan kebiasaan merokok. Hiduplah di komunitas baru yang disitu tidak ada rokok. Nah mereka yang tidak merokok pun harus selalu mensupport dengan support yang positif kepada sang perokok agar senantiasa berjuang untuk tidak merokok.

3. Cobalah untuk memperlambat atau menunda. Jika muncul keinginan untuk merokok, cobalah mengatakan pada diri sendiri untuk menundanya 10 menit lagi. Kemudian melakukan sesuatu untuk mengalihkan perhatian. Trik sederhana ini cukup ampuh untuk menghindarkan diri dari rokok. Ulangi sesering mungkin dengan pertambahan waktu.

4. Jangan memperbolehkan diri merokok satu batang. Seseorang mungkin tergoda untuk merokok satu batang untuk menghentikan keinginan yang muncul. Tapi jangan membodohi diri sendiri, karena kebanyakan orang tidak berhasil berhenti di satu batang rokok sehingga gagal untuk menghentikan kebiasaannya ini.

5. Menghindari pemicunya. Ketahui kondisi atau situasi seperti apa yang membuat dorongan untuk merokok muncul, sehingga lebih mudah baginya untuk menghindari kondisi tersebut. Jika kebiasaan merokok muncul saat berbicara di telepon, maka peganglah pena dan kertas untuk mencoret-coret sebagai pengganti rokok. Hindari juga melamun atau mengganggur tidak melakukan suatu kegiatan, karena dapat memicu seseorang untuk merokok.

6. Minum ramuan baking soda. Saya membaca sebuah artikel di surat kabar mengutip seorang dokter yang ingin berhenti merokok. Campurlah sesendok makan baking soda dengan segelas air dan lalu minumanlah dua kali sehari untuk seminggu pertama. Lalu sekali sehari untuk seminggu kedua. “Saya tadinya merokok satu pak atau sekitar 30 batang rokok sehari. Saya minum dua gelas pada hari Minggu dan Senin. Rasayanya seperti Alka-Seltzer (semacam vitamin c). Pada Minggu dan Senin, saya mengisap dua batang rokok. Pada Selasa saya hanya mengisap sebatang rokok dan lalu berhenti sama sekali. Saya teruskan ramuan baking soda itu sampai seminggu. Saya bahkan tak berpikir untuk meneruskannya hingga minggu kedua. Saya sudah berhenti rokok selama 20 tahun.” ­— pengalaman Joanne Fanizza, Farmingdale, NY.

7. Menemukan pengganti rokok yang lebih sehat. Kebiasaan merokok yang berhubungan dengan waktu seperti merokok sehabis makan,atau dalam perjalanan,atau saat sendirian,maka gantilah rokok dengan permen atau makanan bergizi lainnya.

8. Inilah tips yang palin penting. Perbanyak berdo’a dan memohon Kepada Allah agar diberi kekuatan untuk terhindar dari rokok. Rajinlah beribadah kepada Allah Swt.



Mengkampanyekan hidup sehat, salah satunya anti rokok sebenarnya tidaklah sulit. Kita bisa memulai dari diri sendiri dan orang-orang sekitar kita. Kata orang bijak, “Selama ada kemauan,  pasti ada jalan”. Bagi anda yang masih merokok, seberapa kuat niat  anda untuk menghilangkan rokok dari menu hidup anda sehari-hari? Bagi anda yang tidak merokok, mari bersama-sama hidup sehat tanpa rokok!  JANGAN SEKALI-KALI MENCOBA MEROKOK...!!!
5 Rifky Fuady: Merokok Merusak Masa Depan (Trik Jitu berhenti Merokok) Seminggu yang lalu saya pergi Kota Semarang naik angkutan umum yaitu bus karena motor saya keb...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

< >